Jumat

HASIL WAWANCARA KELOMPOK 15 DENGAN KAKAK ANGKATAN

Narasumber      : Irdha Diah Utami (2011)
Setelah kelompok kami mengajukan beberapa pertanyaan kepada Kak Irdha ternyata banyak sekali tugas yang diberikan ketika semester 2. Kakak yang lahir di Kota Medan ini menjelaskan bahwa banyak sekali tugas yang dikerjakan secara berkelompok dan kebanyakan yaitu survei, survei dibagi menjadi dua yaitu survei besar dan survei kecil.  Survei kecil hanya meliputi wilayah Undip saja dan hanya menentukan titik koordinat menggunakan GPS dan itu hanya kelompok kecil (sekitar 4 orang). Sedangkan survei besar itu kurun waktunya 1 semester dan pada waktu itu Kak Irdha mendapatkan tugas ke Kota Kendal untuk mengidentifikasi tata guna lahan dan dibagi perkecamatan dan dipresentasikan diakhir semester.  Di semester 2, pada mata kuliah teknik komunikasi diajarkan membuat web, blog, film dokumenter, dll. Dalam teknik k0omunikasi diajarkan mengkomunikasikan ide kita kepada publik. Biasanya dosen hanya memberikan pengantar saja dan kita dituntut untuk menggali materi itu sendiri.
Kak Irdha menjelaskan bahwa semseter 1 itu masih diberikan tugas-tugas pribadi seperti di SMA akan tetapi kalau disemester 2 lebih banyak berkelompok. Materi itu harus mengikuti alur dan lebih dibebankan kepada tuga dengan bimbingan asisten dosen. Kakak kelahiran 6 Juni 1994 ini mengatakan kendala dalam menjalani semester 2 yaitu memanajemen waktu antara organisasi, tugas individu, dan tugas kelompok. Di dalam suatu kelompok setiap orang berbeda-beda sifatnya, jadi harus bisa menyesuaikan diri dan membuat pikiran satu kelompok tersebut menjadi satu dan sejalan. Pada semester 2 terdapat banyak hal seru karena bisa mendapatkan pengalaman baru dengan survei ke wilayah-wilayah baru, dan belajar teknologi komunikasi (film).
Kak Irdha juga memberikan pesan kepada kami sebagai mahasiswa baru untuk bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan perkuliahan yang sangat berbeda dengan masa SMA, mengkondisikan diri dalam kelompok, mengingatkan teman jika ada kesalahan, dan harus menjaga kesehatan.



 
Narasumber      : Septa Yuda (2010)
                Ketika kami mengajukan pertanyaan ‘bagaimana semester sekarang ini’, Kak Septa mengatakan bahwa semester 4 adalah semester yang paling mengerikan karena harus bisa membagi waktu antara kuliah dan kerja dan itu merupakan tantangan baginya.  Materi perkuliahan yang ada di semester 4 antara lain perencanaan kota, perencanaan wilayah, dan studio proses perencanaan.
                Kakak yang lahir pada bulan Mei ini menjelaskan Studio Proses Perencanaan itu kita mendapat satu lokasi dan kita harus mencari info atau isu permasalahan yang ada di lokasi tersebut dan kita juga harus survei ke lapangan. Dari survei tersebut kita bisa mendapatkan data-data, membuat langkah-langkah, dan juga harus bisa mendapat solusi dan penanggulangannya untuk masa yang akan datang. Penempatan wilayah itu semua tergantung dosen dan biasanya dicari wilayah yang belum  terjamah orang dan kita pada saat itu dituntut untuk bisa berbicara.
                Kak Septa mengatakan bahwa kendala pada saat itu ialah keteteran karena banyak tugas dan harus membagi waktu antara kuliah, kerja, dan organisasi. Akan tetapi materi yang diberikan oleh dosen itu benar-benar bermanfaat. Kak Septa juga memberikan tips agar kita bisa mendapatkan nilai yang bagus yaitu niat, feeling, dan harus membaca kontrak kuliah terlebih dahulu sebelum kuliah jadi kita bisa mempersiapkan materi jauh-jauh hari.


Narasumber      : Ninik Wahyuning Sitias (2010)
                 Kakak kelahiran 5 Januari 1991 ini adalah Ketua Kajian Annisa dalam Organisasi Al-Madinah. Menurutnya, mengatur waktu itu adalah prioritas utama dalam semester 4. Masalah tugas kelompok harus dikerjakan bersama. Memilih jurusan Planologi ini adalah memang kemauannya.
                Kendala dalam semester 4 ini adalah fisik yang benar-benar drop karena harus bergadang disebabkan oleh banyaknya tugas yang harus diselesaikan dengan deadline waktu yang hampir bersamaan. Materi yang paling sulit di semester 4 adalah perencanaan tapak yang mengerjakannya harus bersama kelompok. Survei ke banyak tempat dan harus selalu menjaga kesehatan.
                Kakak yang berasal dari Sragen ini baru bergabung dalam PKM (Program Kreatifitas Mahasiswa) pada semester 3. Kakak yang akrab dipanggil Tias ini memiliki rekan tim dari Teknik Kimia dan proposal PKM-nya lolos ke tim pusat. Kak Tias mengatakan kalau semester 3 lebih berat dari semester 4. Kakak ini aktif dan energic dan IP terakhinya adalah 3,30 dan IPK-nya 3,50. 


Narasumber      : Lupita Fajri Anisa (2009)
                Kami telah mengajukan beberapa pertanyaan kepada kak Lupita mengenai sistem perkuliahan pada semester 6. Kakak yang akrab dipanggil ‘Pita’ ini mengatakan bahwa semester 6 mata kuliah yang paling sulit ialah studio rancang dan manajemen survei. Sedangakan pada semester 5 itu lebih santai dan pasti banyak tugas tetapi pada semester 4 lebih sulit.
                Kakak yang lahir pada 8 Oktober 1991 ini menceritakan bahwa enaknya pada semester 6 ini adalah saat studio kelompok, yang anggota kelompok itu sudah seperti keluarga sendiri. Dan susahnya pada semester 6 yaitu survei karena karena deadline tugas akhir hampir berbarengan. Untuk survei itu kita bisa bolak-balik dan kotanya ditentukan oleh dosen.  Studio perumahan dan permukiman itu paling sulit tiap minggu harus ada progress dan presentasi. Dan pada semester ini juga ada KKL ke luar negeri selama seminggu untuk observasi dan mengikuti kuliah disana.
                Kakak dengan IP 3,54 ini merasa kendala dalam semester 6 yaitu keteteran untuk mangatur waktunya jika ada jadwal lembur, sampai menginap di kosan teman, ataupun pulang jam 12 malam.  Tiap semester hampir sama hanya yang membedakan yaitu tugasnya. Pesan yang diberikan kakak asal Jambi ini yaitu kita harus rajin masuk kelas, membuat tugas, dan kita juga enjoy aja karena di jurusan Planologi itu berbeda dengan jurusan teknik lain dan bisa dapat keluarga baru.

Narasumber      : Adhitya Eka P (2007)
             
Kakak yang kami temui di ruangan MPWK ini telah lulus S1 dari Planologi Undip tahun 2011 dan sekarang sedang melanjutkan pendidikan S2-nya.  Semester 8 menurut kak Adit adalah ketika skripsi, tugas akhir (TA), dan KKN. KKN itu adalah ketika mahasiswa berkumpul, kerja sama-sama, dan terjun langsung ke masyarakat, menerapkan ilmu kita dalam kehidupan masyarakat. Dari semua semester yang kami tanyakan, menurut Kak Adit, semester 2 (dalam mata kuliah Interpretasi Ruang) dan semester4 adalah yang paling berat.
                Kakak kelahiran 4 April 1990 ini mengatakan bahwa skripsi yang menjadi pertimbangan untuk masuk sebuah jurnal adalah skripsi yang membahas isu-isu yang masih baru, ide-ide yang fresh,  cara penulisan, bagaimana isi pembahasan, dll.
                Ketika di Planologi enaknya adalah bareng-bareng terus, kerja, makan, tetapi ketika sudah mulai mengerjakan TA akan sendiri-sendiri, jarang ketemu.
                Dalam mencapai kelulusan ada 3 tahap sidang yang dilalui yaitu sidang proposal, sidang pembahasan, dan sidang akhir. Untuk konsultasi skripsi harus membuat janji dengan dosen pembimbing dan waktunya kita yang mengatur, tidak harus berkala. Dalam semester 7 mahasiswa akan diajarkan tentang Metodologi Penelitian, yaitu temanya apa, bagaimana cara melakukan penelitian, metode pendekatan dengan menggunakan apa, mengumpulkan data, setelah itu ada sidang proposal, kemudian survei.